Senin, 10 Desember 2012

Selentong

SELENTONG

(SELENDANG KANTONG)

Jamu adalah salah satu minuman penyegar badan yang biasa diminum orang indonesia dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Tetapi pernahkah kita memperhatikan bagaimana dan dengan apa para tukang jamu membawa dagangannya.Biasanya para tukang jamu/mbok jamu membawa barang dagangannya dengan mengunakan selendang dan digendong di belakang ataupun di depan.Lalu dimanakah si mbok jamu menyimpan uang hasil penjualan jamunya.Para mbok  jamu menyimpan uang pada ujung-ujung selendangnya yang dilipat membentuk simpul.Cara ini mungkin aman  bagi mereka,tetapi mungkin saja ini menjadi masalah saat mereka lalai dan kurang hati-hati saat menyimpan dan mengambil uang mereka karena bisa saja uang terjatuh.
Dari sinilah ide selentong ini muncul,dengan harapan bisa memberikan rasa aman bagi para penjual jamu dalam melakukan penyimpanan uang..Selain digunakan sebagai selendan jamu ,selentong ini juga bisa dipakai sebagai peralatan yang lain.Lalu seperti apakah selentong ini?Selentong ini sebenarnya sebuah selendang yang dimodifikasi sedemikian rupa dengan diberi resleting dan kolor di kedua ujungnya.Tentu saja pembuatan selentong ini tidak hanya diciptakan untuk mempermudah para penjual jamu,tetapi juga untuk kalangan muda yang suka penampilan modis.
Selentong ini selain digunakan untuk membawa jamu juga bisa digunakan menjadi tas yang modis,syal dan tentunya bisa untuk menggendong anak-anak balita.
Lalu seperti apa desain selentong ini,di bawah ini akan kita lihat seperti apa wujud dari selentong dan berapa biaya yang dibutuhkan untuk membuat selentong yang modis ini..





Biaya yang dibutuhkan dalam pembuatan Selentong
A.Modal





1.Kain P=2m dan L=20cm=Rp 30.000
2.Resleting=Rp 10.000
3.Kolor=Rp  5.000
4.Penjahitan=Rp 10.000
­­­­­---------------------------------------------------------------------------------------------------------------+
JumlahRp 55.000

Dengan modal awal Rp 55.000,00 kita bisa membuat sebuah selentong yang multifungsi dan modis untuk keperluan sehari-hari..

6 komentar: